Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular melalui Pemeriksaan Kesehatan di RW 05 Sawunggaling Surabaya

Authors

  • Ana Satriana Sala
  • Ignata Yuliati STIKES Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya
  • Ita Wahyuningsih National Hospital Surabaya
  • Yohanes Kadek Ariana STIKES Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Keywords:

penyakit tidak menular, lansia

Abstract

Pendahuluan: Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan salah satu penyebab utama kematian yang terus meningkat, terutama pada kelompok lansia. Rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin menyebabkan banyak kasus hipertensi, diabetes melitus, dan hiperkolesterolemia tidak terdeteksi sejak dini. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular melalui pemeriksaan kesehatan. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 27 September 2022 di RW 05 Kelurahan Sawunggaling Kecamatan Wonokromo Surabaya dengan sasaran 65 lansia. Metode kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan menggunakan ceramah, diskusi, dan tanya jawab, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan kolesterol. Hasil: Hasil pemeriksaan menunjukkan sebanyak 24 peserta (37%) memiliki tekanan darah tinggi, 42 peserta (65%) memiliki kadar kolesterol tinggi, dan 17 peserta (22%) memiliki kadar gula darah tinggi. Peserta juga menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung dan memperoleh edukasi kesehatan sesuai hasil pemeriksaan masing-masing. Kesimpulan: Kegiatan pemeriksaan kesehatan berbasis komunitas dapat menjadi salah satu upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit tidak menular serta membantu deteksi dini faktor risiko kesehatan pada lansia.

Downloads

Published

2026-05-26

How to Cite

Sala, A. S., Ignata Yuliati, Ita Wahyuningsih, & Yohanes Kadek Ariana. (2026). Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular melalui Pemeriksaan Kesehatan di RW 05 Sawunggaling Surabaya. JPV: Jurnal Pengabdian Vincentius, 1(1), 27–35. Retrieved from https://journal.stikvinc.ac.id/index.php/jpv/article/view/401