HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP NYERI KEPALA PADA PASIEN LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS KECAMATAN KEDUNGWARINGIN
DOI:
https://doi.org/10.54040/jpk.v15i1.289Keywords:
Aktivitas Fisik, Hipertensi, Lansia, Nyeri KepalaAbstract
Aktivitas fisik dengan nyeri kepala pada hipertensi yang menyebabkan pembuluh darah menyempit akibatnya jaringan mengalami penurunan kadar oksigen (O2) dan peningkatan karbon dioksida (CO2) terjadinya proses metabolisme anaerob. Fokus dari studi ini adalah untuk mengetahui Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Nyeri Kepala Pada Pasien Lansia Hipertensi di
Puskesmas Kecamatan Kedungwaringin. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik sampling yang digunakan teknik total sampling dengan jumlah 91 responden pada lansia 55-90 tahun. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner aktivitas dengan nyeri pada pasien lansia. Temuan studi mengemukakan bahwa berdasarkan aktivitas fisik dan intensitas nyeri paling banyak yaitu aktivitas fisik sedang 31 responden (88,6%) mengalami nyeri sedang. Tidak ada aktivitas fisik sedang mengalami nyeri berat. Selanjutnya aktivitas fisik berat yakni 25 responden (100%) mengalami nyeri ringan. Hasil penelitian dari uji Chi-Square didapatkan adanya Hubungan Aktivitas Fisik Terhadap Nyeri Kepala Pada Pasien Lansia dengan nilai p-Value 0,000 (p<0,05).
References
Ferdisa, DR. J. & Ernawati, 2021. Penurunan Nyeri Kepala Pada Pasien Hipertensi Menggunakan Terapi Relaksasi Otot Progresif. Ners Muda, 2(2), p. 47.
Hardati, A. & Ahmad, R., 2022. Aktivitas fisik dan kejadian hipertensi pada pekerja: analisis data Riskesdas 2022 Physical activity and hypertension incidence among workers: analysis of basic health survey 2022. BKM Journal of Community Medicine and Public Health, 34(2), pp. 467-474.
Haryani, S., 2022. Penatalaksanaan Nyeri Kepala pada Layanan Primer. Callosum Neurology, 1(3), pp. 83-90.
Lay, L. T. & Ernawati, 2024. Peningkatan Pengetahuan untuk Menurunkan Kasus Baru di Wilayah Kerja Puskesmas Sindang Jaya. Malahayati Nursing Journal, 6(2), pp. 736-746.
Lestari, P., Yudanari, Y. & Saparwati, M., 2020. Hubungan Antara Aktifitas Fisik Dengan Kejadian Hipertensi Pada Usia Dewasa di Puskesmas Kedu Kabupaten Temanggung. Jurnal Kesehatan Primer, 5(2), pp. 21-30.
Novitasari, D., 2022. Penurunan Nyeri Kepala Pada Lansia Dengan Hipertensi Menggunakan Relaksasi Autogenik di Kelurahan Mersi Purwokerto. Media Ilmu Kesehatan, 7(2), pp. 104-112.
Pendit, S. A. & Ginajar, Y., 2024. Hubungan Pengetahuan dan Riwayat Hipertensi Terhadap Nyeri Berulang pada Pasien Lansia dengan Osteoarthitis di Poli Geriatri. Jurnal Keperawatan Galuh, 6(1).
Riamah, 2023. Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia. STIKes “ICME” Jombang, 1(21), p. 6.
Salsabila, E., Utami, S. L. & Sahadewa, S., 2024. Faktor Risiko Usia dan Jenis Kelamin dengan Kejadian Hipertensi di Klinik Paradise Surabaya Oktober 2023 Risk Factors of Age and Gender with Hypertension Incidence at Paradise Clinic Surabaya October 2023. Calvaria Medical Journal, 2(1), pp. 64-68.
Setiadi, D.B., Triyanto, E. and Upoyo, A.S. (2024) ‘Terapi non-farmakologi dalam mengurangi tingkat nyeri kepala pada pasien hipertensi: A literature review’, 18(9), pp. 1192–1201.
Silitonga, O. & Nurwahyuni, K., 2025. Pencegahan Hipertensi Dengan Edukasi Dan Pemberian Infused Water Serta Senam Hipertensi. Proficio: Jurnal Abdimas FIKIP UTP, 6(1), pp. 93-99.
Surya, D. O. & Yusri, V., 2022. Efektifitas Terapi Slow Stroke Back Massage Terhadap Nyeri Kepala Pasien Hipertensi. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 7(2), pp. 120-123.
WHO, 2018. Hypertension, s.l.: s.n.
Wirakhmi, I. N. & Purnawan, I., 2023. Hubungan Aktivitas Fisik dengan Hipertensi Pada Lanjut Usia di Puskesmas Kutasari. Jurnal untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS), 7(1), pp. 61-67.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Lasmana Saputra, Ardya Firanti Mutiara Nursopian, Ananda Patuh Padaallah, Riska Subhianti Putri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

